Senin, 30 Agustus 2021

Salut! Lagi di Karantina Para Pemain Timnas Indonesia Masih Semangat Latihan

 


Skuad saat ini sedang menjalani karantina di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Itu terhitung sejak mereka tiba di Tanah Air dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada Sabtu (12/6/2021) malam.

Sebelum diisolasi, rombongan lebih dahulu situs slot game terpercaya menjalani swab test Polymerase Chain Reaction (PCR). Tes COVID-19 itu dilakukan sebanyak dua kali.

Semasa isolasi, para pemain Timnas Indonesia tetap berlatih. Pasukan Shin Tae-yong itu akan dikarantina selama lima hari sesuai aturan yang freebet slot games diterapkan pemerintah bagi pelaku perjalanan luar negeri saat tiba di Tanah Air.

"Selama karantina, kami tetap menjaga kondisi dengan melakukan latihan mandiri di kamar," ujar Kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, disadur dari laman PSSI, Senin (14/6).

BACA JUGA ; 

FIBA Timnas Basket Putri Indonesia Dipulangkan Karena Covid 19

\"Alhamdulillah, kami semua dalam kondisi baik setiba di Indonesia," katanya menambahkan.

Selama proses karantina, rombongan Timnas Indonesia tidak diperbolehkan melakukan kegiatan di luar kamar. Seluruh makanan juga diantar pihak hotel hingga depan pintu kamar.

Timnas Indonesia bertolak ke Dubai pada 19 Mei 2021. Di sana, mereka menjalani pemusatan latihan (TC) untuk persiapan menghadapi tiga partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G melawan Thailand, Vietnam, dan UEA.

Hasilnya, Evan Dimas dan kawan-kawan berhasil menahan imbang Thailand 2-2. Namun pada dua pertandingan selanjutnya, mereka dibantai Vietnam 0-4, dan UEA 0-5.

Tiga hasil itu menempatkan Timnas Indonesia di posisi paling buncit klasemen Grup G dengan mengemas satu poin. Itu karena pada lima pertandingan sebelumnya, skuad Garuda kalah dari Malaysia (2-3, 0-2), Thailand (0-3), UEA (0-5), dan Vietnam (1-3).

Tim pelatih  tidak puas dengan hasil yang didapatkan pada tiga partai sisa putaran kedua  Zona Asia Grup G di Uni Emirat Arab (UEA). Bagaimana tidak, skuad Garuda tak mampu meraih satu pun kemenangan.

Evan Dimas Darmono dkk hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Thailand, Kamis (3/6/2021). Lalu kalah 0-4 dari Vietnam, Senin (7/6), dan takluk 0-5 saat melawan UEA, Jumat (11/6).

Padahal, persiapan Timnas Indonesia cukup matang sebelum tampil di partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Tak hanya digenjot dalam pemusatan latihan (TC), Egy Maulana Vikri dkk juga melakoni sejumlah laga uji coba.

"Jujur kami tidak puas dengan penampilan kami selama babak kualifikasi ini. Padahal kami sudah melakukan persiapan dan latihan dengan baik," ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Choi In-cheul, saat sesi jumpa pers usai laga kontra UEA, di Stadion Zabeel, Dubai.

"Dalam persiapan dan pertandingannya kami juga banyak kalah dalam pengalaman bertanding," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Choi In-cheul mengaku yakin pada proses timnya. Dengan banyaknya pemain muda, Timnas Indonesia disebutnya bisa bersaing dengan negara lain suatu saat nanti.

"Kami punya banyak pemain muda. Sepak bola Indonesia punya harapan besar di situ, karena semua pemain di sini muda," tuturnya.

"Seharusnya kami bisa lebih baik lagi. Tapi pasti ke depannya tentu lebih baik, saya yakin itu,” imbuh Choi In-cheul.

 akan menghadapi ujian berat saat melawan Timnas  (UEA) karena sang lawan memiliki barisan penyerang yang haus gol.

Timnas indonesia akan berduel lawan UEA di laga terakhir alias ke delapan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Zabeel Stadium, Dubai, Jumat (11/6/2021) malam WIB. Skuat Merah Putih tentu berstatus sebagai underdog.

Selain berlabel tim terlemah di Grup G, Timnas Indonesia juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak. Skuad Garuda telah kemasukan 22 kali dari tujuh pertandingan.

Di sisi lain, UEA adalah tim tertajam di Grup G. Armada  itu berhasil merangkum 15 gol dari enam penampilan.

"Kualitas lini serang UEA sangat baik. Tapi, kami sudah menganalisis kelemahan mereka," kata asisten pelatih Timnas Indonesia pada konferensi pers sebelum peertandingan.

Kami sudah kerja keras dalam latihan dan melatih organisasi tim kami. Timnas Indonesia memiliki banyak pemain muda, dengan begitu, kami akan menunjukkan permainan terbaik," tuturnya.

Ali Mabkhout Berbahaya

Lini serang UEA untuk melawan Timnas Indonesia akan dipimpin oleh Ali Mabkhout. Penyerang berusia 30 tahun itu adalah pemain tersubur tim di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Ali Mabkhout telah mencetak delapan gol untuk berada di posisi kedua daftar top scorer Kualifikasi Piala Dunia 2022. Striker Al Jazira ini hanya tertinggal satu gol dari pemain Jepang, Takumi Minamino.

Ali Mabkhout absen mencetak gol ketika UEA melumat Thailand 3-1 pada 7 Juni 2021. Akan tetapi ia menorehkan brace saat timnya menghajar Malaysia 4-0 pada empat hari sebelumnya.

Lebih dari setengah gol Uni Emirat Arab di Kualifikasi Piala Dunia 2022 bersumber dari bomber flamboyan tersebut. Ali jelas harus mendapatkan perhatian ekstra dari penggawa Timnas Indonesia.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

slot online terpercaya

slot online terpercaya rtp slot online tertinggi slot online gacor