Skuad saat ini sedang
menjalani karantina di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Itu terhitung sejak mereka
tiba di Tanah Air dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada Sabtu (12/6/2021)
malam.
Sebelum diisolasi, rombongan lebih dahulu situs slot game terpercaya menjalani swab test Polymerase Chain Reaction (PCR). Tes COVID-19 itu dilakukan sebanyak dua kali.
Semasa isolasi, para pemain Timnas Indonesia tetap berlatih. Pasukan Shin Tae-yong itu akan dikarantina selama lima hari sesuai aturan yang freebet slot games diterapkan pemerintah bagi pelaku perjalanan luar negeri saat tiba di Tanah Air.
"Selama karantina, kami tetap menjaga kondisi dengan
melakukan latihan mandiri di kamar," ujar Kapten Timnas Indonesia, Evan
Dimas Darmono, disadur dari laman PSSI, Senin (14/6).
BACA JUGA ;
FIBA Timnas Basket Putri Indonesia Dipulangkan Karena Covid 19
\"Alhamdulillah, kami semua dalam kondisi baik setiba di
Indonesia," katanya menambahkan.
Selama proses karantina, rombongan Timnas Indonesia tidak
diperbolehkan melakukan kegiatan di luar kamar. Seluruh makanan juga diantar
pihak hotel hingga depan pintu kamar.
Timnas Indonesia bertolak ke
Dubai pada 19 Mei 2021. Di sana, mereka menjalani pemusatan latihan (TC) untuk
persiapan menghadapi tiga partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia
2022 Zona Asia Grup G melawan Thailand, Vietnam, dan UEA.
Hasilnya, Evan Dimas dan kawan-kawan berhasil menahan imbang
Thailand 2-2. Namun pada dua pertandingan selanjutnya, mereka dibantai Vietnam
0-4, dan UEA 0-5.
Tiga hasil itu menempatkan Timnas Indonesia di posisi paling
buncit klasemen Grup G dengan mengemas satu poin. Itu karena pada lima
pertandingan sebelumnya, skuad Garuda kalah dari Malaysia (2-3, 0-2), Thailand
(0-3), UEA (0-5), dan Vietnam (1-3).
Tim pelatih tidak
puas dengan hasil yang didapatkan pada tiga partai sisa putaran kedua Zona
Asia Grup G di Uni
Emirat Arab (UEA). Bagaimana tidak, skuad Garuda tak mampu
meraih satu pun kemenangan.
Evan Dimas Darmono dkk hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan
Thailand, Kamis (3/6/2021). Lalu kalah 0-4 dari Vietnam, Senin (7/6), dan
takluk 0-5 saat melawan UEA, Jumat (11/6).
Padahal, persiapan Timnas Indonesia cukup matang sebelum tampil
di partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Tak
hanya digenjot dalam pemusatan latihan (TC), Egy Maulana Vikri dkk juga
melakoni sejumlah laga uji coba.
"Jujur kami tidak puas dengan penampilan kami selama babak
kualifikasi ini. Padahal kami sudah melakukan persiapan dan latihan dengan
baik," ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Choi In-cheul, saat
sesi jumpa pers usai laga kontra UEA, di Stadion Zabeel, Dubai.
"Dalam persiapan dan pertandingannya kami juga banyak kalah
dalam pengalaman bertanding," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Choi In-cheul
mengaku yakin pada proses timnya. Dengan banyaknya pemain muda, Timnas
Indonesia disebutnya bisa bersaing dengan negara lain suatu saat nanti.
"Kami punya banyak pemain muda. Sepak bola Indonesia punya
harapan besar di situ, karena semua pemain di sini muda," tuturnya.
"Seharusnya kami bisa lebih baik lagi. Tapi pasti ke
depannya tentu lebih baik, saya yakin itu,” imbuh Choi In-cheul.
akan menghadapi ujian
berat saat melawan Timnas (UEA) karena sang lawan memiliki barisan
penyerang yang haus gol.
Timnas indonesia akan berduel lawan UEA di laga terakhir alias
ke delapan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Zabeel Stadium, Dubai, Jumat
(11/6/2021) malam WIB. Skuat Merah Putih tentu berstatus sebagai underdog.
Selain berlabel tim terlemah di Grup G, Timnas Indonesia juga
menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak. Skuad Garuda telah kemasukan 22
kali dari tujuh pertandingan.
Di sisi lain, UEA adalah tim tertajam di Grup G. Armada itu
berhasil merangkum 15 gol dari enam penampilan.
"Kualitas lini serang UEA sangat baik. Tapi, kami sudah
menganalisis kelemahan mereka," kata asisten pelatih Timnas Indonesia pada
konferensi pers sebelum peertandingan.
Kami sudah kerja keras
dalam latihan dan melatih organisasi tim kami. Timnas Indonesia memiliki banyak
pemain muda, dengan begitu, kami akan menunjukkan permainan terbaik,"
tuturnya.
Ali Mabkhout Berbahaya
Lini serang UEA untuk melawan Timnas Indonesia akan dipimpin
oleh Ali Mabkhout. Penyerang berusia 30 tahun itu adalah pemain tersubur tim di
Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Ali Mabkhout telah mencetak delapan gol untuk berada di posisi
kedua daftar top scorer Kualifikasi Piala Dunia 2022. Striker Al Jazira ini
hanya tertinggal satu gol dari pemain Jepang, Takumi Minamino.
Ali Mabkhout absen mencetak gol ketika UEA melumat Thailand 3-1
pada 7 Juni 2021. Akan tetapi ia menorehkan brace saat timnya menghajar
Malaysia 4-0 pada empat hari sebelumnya.
Lebih dari setengah gol Uni Emirat Arab di Kualifikasi Piala
Dunia 2022 bersumber dari bomber flamboyan tersebut. Ali jelas harus
mendapatkan perhatian ekstra dari penggawa Timnas Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar