Manajer,Fareza Tamrella, menyebut Indonesia masuk dalam grup yang ideal. Ia juga optimistis skuadnya bisa lolos ke fase berikutnya.
Drawing Kualifikasi digelar secara virtual di Markas FIBA Patrick Baumann House of Basketball, Swiss pada Selasa (31/8/2021) sore game slot online. Hasilnya, Timnas basket Indonesia masuk dalam Grup C bersama Jordania, Lebanon, dan Saudi Arabia.
Fareza menyambut positif hasil undian tersebut. Menurutnya, timnya siap kerja keras.
Kami memang belum pernah ketemu dengan mereka, jadi ini sebuah tantangan dan kami meyakini bisa melaju ke babak berikutnya website agen slot online resmi. Setidaknya kami yakin bisa finis di peringkat kedua grup," jelas Mocha, sapaan Maulana Fareza dalam rilis PB Perbasi.
BACA JUGA :
FIBA Asia Cup 2021 Ditunda, Perbasi Ubah Program Timnas Basket Indonesia
Rasa optimisme juga keluar dari Kapten Timnas Bola Basket Indonesia Arki Dikania Wisnu. "Kami memang jarang ketemu dengan lawan di Grup C ini. Tapi kami akan berjuang keras memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tegasnya.Reza menjelaskan, persiapan timnas akan dimulai Oktober nanti. Semua pemain terbaik Indonesia akan dipanggil. Termasuk pemain naturalisasi. Namun untuk komposisi akhir pemain, diserahkan sepenuhnya kepada Pelatih Rajko Toroman.
Sebagai gambaran, FIBA World Cup 2023 nanti akan diikuti 32 negara dari empat konfederasi. Eropa, Asia-Oceania, Amerika, dan Afrika. Kuota untuk wakil Eropa ada 12 negara, Asia-Oceania delapan negara, Amerika tujuh negara, dan Afrika lima negara.
Penentuan negara yang lolos ke FIBA World Cup 2023 bakal berlangsung dua babak. Dari Asia-Oceania, babak pertama diikuti 16 negara yang nanti akan dibagi empat grup di dalamnya termasuk tuan rumah Filipina dan Jepang, juga Indonesia.
Negara peringkat tiga teratas di masing-masing grup melaju ke kualifikasi babak kedua. Nanti 12 grup di fase kedua ini akan dibagi menjadi dua grup. Dengan format home and away, setiap negara akan memainkan 10 pertandingan. Fase kedua ini juga akan digelar dalam tiga window, 22-30 Agustus 2022, 7-15 November 2022, dan 20-28 Februari 2023.Pertandingan dilaksanakan dalam format home and away. Artinya setiap negara akan memainkan enam Pertandingan penentu dalam tiga window, 20-30 November 2021, 21 Februari-1 Maret 2022, dan 27 Juni-5 Juli 2023.
Dari fase ini, kemudian akan dipilih tiga tim terbaik dari masing-masing grup untuk mewakili zona Asia-Oceania. Sementara Jepang dan Filipina akan melengkapi kuota menjadi delapan. Ada beberapa tim yang memiliki potensi isi kuota itu di antaranya Australia, Iran, Selandia Baru, Cina, Korea Selatan), dan Yordania karena memiliki peringkat lebih baik di kawasan Asia-Oceania.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar