kecewa betul dengan kepemimpinan di game slot online aman terpercaya. Dia menilai juru taktik Belanda itu enggan berbicara langsung dengannya.
Barcelona mengumumkan transfer Pjanic ke, Jumat (3/9/2021). Gelandang internasional Bosnia & Herzegovina itu dipinjamkan selama satu musim oleh klub Turki tersebut.
Pjanic memang sudah dikabarkan akan slot games online meninggalkan Barcelona pada musim panas ini. Sejak dibeli dari Juventus pada tahun 2020, dia gagal menunjukkan penampilan terbaiknya.
Mantan pemain AS Roma itu cuma 13 kali tampil sebagai starter dari 30 penampilan di musim 2020/2021. Tidak hanya itu, juga gagal mencatatkan gol maupun assist untuk.
BACA JUGA :
Pemain yang Cetak Gol Terbanyak di Abad 21, Nomor 1 Tembus 781 Bola
Pjanic angkat bicara mengenai performanya yang memble bersama Barcelona. Dia menuding pelatih Blaugrana, tidak memberikan kepercayaan kepada dirinya dan tak mau berbicara empat mata dengannya.
"Saya dengan tulus bertanya pada diri sendiri berkali-kali, memikirkan apa kesalahan yang saya lakukan. Mungkin dia tidak suka mengetahui saya mengatakan ke media bahwa saya ingin bermain lebih banyak," kata Pjanic kepada Marca.
Pelatih mana pun pasti akan mengatakan kepada anda 'oke, ini adalah sebuah persaingan', dan saya lebih suka bila dia berkata seperti itu. Bisa saja kondisinya memang seperti itu, atau dia memang tidak menyukai saya," sambungnya.
"Saya akan senang jika dia berbicara empat mata dan bilang kalau saya tidak cocok dengannya. Namun, dia tidak melakukan hal tersebut dan saya tak mengerti itu. Situasinya sangat rumit, sebab kejadian seperti ini baru pertama kalinya saya alami," mengungkapkan.
Bukan apa-apa. Ronaldo kini memang pemain paling tajam di level timnas (111 gol). Ronaldo juga merupakan top skor sepanjang masa Real Madrid (451 gol) yang ia bela pada periode 2009-2018. Di ajang Liga Champions, Ronaldo pun jadi raja gol sepanjang masa (134 gol).
Namun, semasa di MU dulu Ronaldo belum bertransformasi menjadi pemain depan nan tajam. Ia masih menjalani peranan sebagai winger. Sudah begitu, semasa di MU dulu CR7 juga masih berada di titik awal sebuah masa transisi dari seorang pemain muda berbakat menjadi pesepakbola hebat.
Torehan gol kedua sosok itu, yang salah satunya menjadi manajer Ronaldo saat ini, tampaknya cukup realistis untuk bisa segera dilampaui. Tantangan yang berikutnya adalah menembus 10 besar.Untuk bisa masuk ke posisi 10 besar top skor sepanjang masa MU, Ronaldo terlebih dulu harus bisa menggeser striker legendaris lain yakni Ruud van Nistelrooy (150 gol) di posisi ke-11. Selanjutnya, di posisi ke-10, ada Paul Scholes (155 gol).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar