Peluang tim nasional Bandar Slot Gacor (timnas) basket putri Indonesia untuk promosi ke Divisi A FIBA Women's Asia Cup 2023, dipastikan pupus.
Kenyatakan itu harus mereka terima Judi Slot Online Terbaik Terbesar Terpercaya di Indonesia menyusul kekalahan Kimberly Pierre Louis dan kawan-kawan pada semifinal Divisi B .
Tampil di Prince Hamza, Amman, Yordania, Jumat (12/11/21) malam WIB, Indonesia kalah 62-76 dari Lebanon pada babak empat besar.
Meski begitu, bisa menjejak semifinal bukanlah pekerjaan muda. Pasalnya, para pebasket putri tak punya kompetisi layaknya IBL.
Di sisi lain, Lebanon punya materi pemain lebih baik. Namun, Indonesia mampu unggul tipis, 36-35, pada paruh pertandingan pertama.
Sayang, Kimberly Pierre Louis di-foul out karena melakukan lima pelanggaran. Merah Putih pun bak kehilangan arah dan kalah.
BACA JUGA :
Tampil Gahar, Timnas Basket Putri Indonesia Tekuk Kazakhstan
Sebagai informasi, tidak lagi punya kompetisi di level putri sejak 2017, seiring dihentikannya gelaran WIBL.
Usai WIBL, klub-klub putri di Tanah Air berinisiatif menyelenggarakan kejuaraan secara swadaya bernama Srikandi Cup.
Namun, turnamen tersebut belum bergulir lagi sejak awal 2020 akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.
Pun saat New Normal, klub-klub putri ini tak sanggup menggelar Srikandi Cup karena besarnya kocek yang harus dikeluarkan.
Pelatih timnas basket Indonesia, Lin Chi Wen, menuturkan anak didiknya tak tampil terlalu buruk saat bertemu Lebanon.
"Selamat buat Lebanon yang telah amankan tiket ke final. Sebenarnya, para pemain mengawali permainan dengan solid," katanya.
"Tapi, bigman kami (Kimberly) kena foul trouble dan foul out. Padahal selama ini Kimberly yang jadi kunci permainan," tambahnya.
Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) berkomitmen untuk kembali menggulirkan liga putri.
Hanya, sampai sekarang, belum ditentukan kapan kompetisi bagi para pebasket putri tersebut akan mulai digulirkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar